Daya Tarik Kalimantan Pikat Wisatawan

PEMERINTAH mendorong pameran pariwisata Borneo Extravaganza 2014 bisa terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara ke sejumlah destinasi wisata di Pulau Kalimantan dari tahun ke tahun. ‘’Selama ini sejak 2004 digelar dua tahunan memang terjadi peningkatan jumlah kunjungan. Ini yang mesti terus dipertahankan,’’ kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar yang juga penggagas kegiatan Borneo Extravaganza tersebut, di Jakarta, kemarin.

Ia menyampaikan, sejak Borneo Extravaganza digelar pertama kalinya oleh Direktorat Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf ) sejak 2004, peningkatan jumlah wisatawan sudah terasa. Sejak 2008, misalnya, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalimantan mencapai 24.326 orang. Kemudian pada 2013 meningkat 26,15% yakni mencapai 30.687 orang.

‘’Bahkan, yang menarik, peningkatan juga terjadi pada keberadaan objek wisata di Kalimantan Timur, misalnya. Pada 2008, ada 393 tempat wisata, lalu 2013 mencapai 425 tempat wisata,’’ jelas Sapta. Pameran pariwisata Borneo Extravaganza 2014 berlangsung mulai hari ini hingga Minggu (24/8) di Mal Bali Galeria, Bali. Kegiatan tahunan yang digelar keenam kalinya itu mengangkat tema Kalimantan-The Real Borneo.

Pameran antara lain bakal menampilkan potensi ekoturisme seperti hutan konservasi orang utan Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, wisata selam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur, serta arung Sungai Rungan dan Kahayan di Kalimantan Tengah.

Selanjutnya, pameran yang diikuti oleh pemerintah daerah se-Kalimantan serta 25 biro perjalanan wisata dari Bali, Surabaya, dan Jakarta itu juga menampilkan berbagai atraksi budaya Dayak, Tionghoa, tarian Melayu, dan kerajian khas Kalimantan. Dirjen Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti menambahkan setiap harinya akan disajikan berbagai kesenian dan tari Kalimantan di panggung dengan dua kali waktu penampilan, yakni pukul 12.00-14.00 dan 19.00–21.00 Wita.

‘’Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan kepada wisatawan bahwa Pulau Kalimantan yang dulunya dikenal dengan sebutan Borneo memiliki potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa,’’ kata Esthy. Sebelumnya, Borneo Extravaganza pernah diselenggarakan di Jakarta pada 2004, 2006, dan 2012, serta di Bali pada 2008 dan 2010. (Ant/H-2) Media Indonesia, 22/08/2014, halaman 14

This entry was posted in Travelling and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *