Jalur-Jalur Alternatif Disiapkan

Seluruh ruas jalan di Pulau Jawa, terutama pantura, akan siap secara fungsional pada akhir Juni 2014. DINAS Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Semarang, Jawa Tengah, segera menyiapkan rambu-rambu lalu lintas di jalur-jalur alternatif untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2014.

“Kami sudah koordinasi untuk cek jalur-jalur alternatif, baik jalur luar kota masuk ke Se marang maupun dalam kota,” kata Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto di Semarang, kemarin.

Dishubkominfo, kata dia, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Dinas Bina Marga dan kepolisian, untuk menyiap kan jalur alternatif agar bisa dilewati pemudik dengan aman dan nyaman.

Ia mencontohkan jalur alternatif dari arah Timur masuk ke Semarang, yakni Kaligawe-Jalan Woltermonginsidi-Pedurungan, kemudian dari arah Selatan dari Gunungpati yang terhubung ke Boja dan Weleri.

“Dari dalam kota juga ada jalur alternatif, yakni dari Pedurungan juga bisa diarahkan ke Klipang-Bukit Kencana-Sigar Bencah-Tembalang dan sebaliknya. Kami akan siapkan jalurjalur itu,” kata dia.
Menurut dia, penyiapan jalur alternatif itu akan dilakukan dari berbagai aspek, seperti perbaikan jalan yang ditangani Dinas Bina Marga serta pemasangan rambu lalu lintas dan kelengkapan jalan.

Agus menyebutkan rapat koordinasi kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran akan dilakukan hari ini bersama berbagai pihak terkait, antara lain untuk perbaikan jalan dan pemasangan rambu lalu lintas.

Ia juga mengatakan pemetaan titik-titik dan simpul kemacetan sudah dilakukan, antara lain di Jalan Pandanaran, Jalan Walisongo, Jalan Kaligawe, Jalan Majapahit, kawasan Jatingaleh, dan Sukun.

“Di simpul-simpul kemacetan itu akan kami upayakan rekayasa lalu lintas. Misalnya di Jalan Pandanaran akan dibuat satu arah atau diatur formasi 3-1, yakni 3 jalur dari timur dan 1 jalur dari barat,“ kata dia.

Selain itu, ia memastikan koordinasi menghadapi arus mudik dan balik Lebaran juga melibatkan pemerintah kabupaten di sekitar Semarang, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk jalan provinsi.

“Kalau jalan-jalan provinsi, ya, kami koordinasi dengan Pemprov Jateng. Yang jelas, kami akan segera rapatkan dalam waktu dekat agar segera bisa dilakukan aksi, seperti pemasangan rambu,“ ujarnya.

Akhir Juni Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum memastikan seluruh ruas jalan di Pulau Jawa akan siap secara fungsional pada akhir Juni 2014. Jalur pantai utara (pantura) Jawa juga dipastikan siap sebelum musim mudik jelang puasa dan Hari Raya Lebaran. “Kesiapan ini setelah kita lihat sejumlah pekerjaan jalan nasional, khususnya di Pulau Jawa berjalan sesuai dengan rencana sehingga dapat dilalui pada saat musim mudik tahun ini,” kata Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Djoko Murjanto di Surabaya, kemarin.

Menurutnya, di Kabupaten Gresik, ada dua jembatan yang lantai betonnya diganti sehingga masih belum fungsional.
“Dalam 1-2 minggu lagi kita akan selesai. Tapi ini semua sudah on track. Akhir Juni sudah siap digunakan, pekerjaan terus dilakukan,” kata dia.

Di Pulau Jawa, jalur mudik dibagi menjadi tiga rute utama, yaitu jalan lintas utara sepanjang 1.341 km, jalan lintas tengah sepanjang 1.196 km, dan jalur lintas selatan sepanjang 883 km.

Saat ini 69,17% atau sepanjang 611,6 km permukaan jalan lintas selatan Jawa berada dalam
keadaan baik dan hanya 1,26% atau sepanjang 11,1 km yang permukaan jalannya berada dalam kondisi rusak berat. “Sekarang, selatan pasti sudah selesai, Jawa Tengah juga selesai.

Tahun ini relatif lebih baik. Jalan sudah beres, kalau masih ada pekerjaan hanya tahap penyelesaian,“ kata dia. (FL/UL/MY/ Ant/N-1) – Media Indonesia, 17/06/2014, halaman 11

This entry was posted in Transportasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *