Rp20 Miliar buat Perbaiki Jalan Bekasi

SEJAK musim hujan di akhir 20132014, titik jalan rusak di Kota Bekasi bertambah. Padahal tanpa hujan dan banjir pun, banyak jalan di Kota Bekasi rusak parah karena perbaikannya sembarangan sehingga mudah rusak kembali.
Lebih parah lagi, akibat jalanjalan yang rusak itu, nyawa manusia pun melayang karena banyak pengendara motor terjatuh setelah terperosok ke lubang cukup besar.

Kepala Bidang Tata Kota Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimata) Kota Bekasi Arif Maulana mengatakan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menganggarkan dana Rp20 miliar untuk peremajaan jalan kota yang rusak. Namun, peremajaan itu belum dimulai menunggu cuaca benar-benar sudah memasuki musim panas.
Menurut Arif, sedikitnya tercatat 5.000 titik jalan rusak di Kota Bekasi.

Note: Mari kita dukung perbaikan jalan Bekasi ini karena memberikan kelancaran transportasi masyarakat. Dan jika ingin rental mobil Bekasi hubungi kami.

Titik kerusakan jalan tersebar di 200 ruas jalan. Jumlah itu terus bertambah seiring dengan belum usainya musim penghujan di wilayah Jabodetabek.

Arif menjelaskan kerusakan jalan yang ada di Kota Bekasi tersebar sedikitnya di 12 Kecamatan. Kerusakan jalan bervariasi. Rata-rata kata dia, jalan itu berlubang karena diterjang banjir sepanjang Januari lalu.
Lubang jalan sendiri bervariasi mulai 5 sentimeter hingga 10 sentimeter lebih. “Diameter kerusakan variasi, ada yang 10 sentimeter, bahkan ada yang mencapai selebar jalan,” jelas Arif saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (19/3).

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, kerusakan jalan antara lain berada di sekitar Jalan Chairil Anwar dan Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur. Terdapat kerusakan jalan sepanjang 10 meter dan diameter
hampir selebar badan jalan, dengan kedalaman mencapai 10 sentimeter.

Akibatnya, kendaraan kerap kali tersendat ketika melintas di jalur menuju pintu Tol Bekasi Timur.
Selain itu, kerusakan juga bisa ditemui di sekitar ruas Jalan Raya Sultan Agung, Jalan Raya PekayonPondok Gede (titik terparah di depan Naga Swalayan Pekayon), Jalan Raya Sudirman Kranji, Jalan Raya Siliwangi, Jalan Raya Bintara (titik terparah di depan Pasar Kranji), Jalan Raya Siliwangi, dan lain-lain.

Jalan di Perumahan Harapan Indah dan Pondok Ungu, Bekasi Utara, memang diperbaiki, tetapi asal-asalan. Bahkan dalam dua tahun terakhir, tidak ada perbaikan di Jalan Perjuangan, Harapan Indah.
Saat banjir Febuari 2014 lalu, para penghuni Harapan Indah pun berdemo ke developer meminta jalan dan drainase diperbaiki.(Gan/J-2/MEDIA INDONESIA, 21/03/2014)

This entry was posted in Transportasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *