Pedagang Pantai Purus Batal Direlokasi

Rencana merelokasi sekitar 130 pedagang pantai purus ke bantaran Danau Cimpago, batal. Pasalnya, para pedagang yang sebelumnya sudah bersedia, enggan pindah ke bantaran tersebut.

Adapun alasan para pedagang enggan pindah, takut tidak ada pengunjung. Pasalnya, para pengunjung lebih senang ke pantai daripada ke bantaran danau tersebut.

Berita sebelumnya :
http://gloriarentcar.com/blog/2014/03/pantai-purus-padang-bakal-ditata-kembali/
”Kalau kami berjualan di sini, siapa yang akan belanja. Sebab, para pengunjung pasti lebih memilih santai ke tepi pantai dari pada nongkrong di tempat kami,” kata salah seorang pedagang, Yanti, 33, seperti dikutip Padangekspres, Selasa(25/3).

Sementara pedagang lain, masih berpikir untuk mendirikan tempat kios darurat di bantaran waduk tersebut.

Sebelumnya, para pedagang ini dihadapan pejabat walikota Padang sudah mau di relokasi, pasca dibongkarnya tempat mereka berjualan di pinggir pantai. Tempat mereka dibongkar untuk latihan simulasi tsunami kemarin ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Deno Indra Firmansyah menilai, penolakan pedagang itu karena adanya provokator.

“Sebenarnya kemarin (23/3) itu, sudah ada kesepakatan dengan pedagang untuk menempati tempat yang kita rencanakan semula, tapi kini mereka menolaknya karena ada provokatornya,” sebutnya.

Untuk itu pihaknya meminta Satpol PP mengawasi kawasan pantai Padang tersebut. Untuk sementara, di lokasi bekas kafe para pedagang sudah dipasang plang dilarang berjualan. (tim/zamrudtv.com)

This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *