Titik Api di Riau Capai Rekor Tertinggi

TITIK api hasil kebakaran lahan di enam wilayah kabupaten/kota di Riau mencapai 1.234 buah, kemarin.

Pantauan satelit Terra dan Aqua menunjukkan jumlah titik api itu merupakan rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. “Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pernah memantau jumlah titik api tertinggi berkisar di angka 900 saja,“ kata staf analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Ardi Tama, kemarin.

Titik api terbanyak berada di Kabupaten Bengkalis dengan 515 buah. Kemudian menyusul Siak 208 titik, Kepulauan Meranti 141 titik, Kota Dumai 126 titik, Pelalawan 118 titik, Indragiri Hilir 74 titik, Rokan Hilir 48 titik, dan Indragiri Hulu 4 titik.

Dari jumlah 1.234 titik api, tingkat kepercayaan antara 81% dan 100% atau 641 titik di antaranya merupakan fire spot.

Cuaca di Riau pada umumnya cerah berawan serta diselimuti kabut asap.

Titik api juga ditemukan di Kota Batam. Dalam dua bulan terakhir ada sekitar 320 titik api skala kecil yang menjadi pemicu kebakaran hutan di Batam.

Ratusan titik api tersebut menyebabkan suhu udara di Batam mencapai 37 derajat celsius. “Tim pemadam kebakaran Kota Batam telah mengupayakan memadamkan titik-titik api tersebut. Biarpun skalanya kecil, api itu bisa membesar,“ kata Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, kemarin.

Empat kecamatan di Batam yang rawan kebakaran hutan ialah Nongsa, Batam Center, Sekupang, dan Batu Aji.

Asap kebakaran hutan di Riau masih menyelimuti Kota Medan hingga Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Meski Kota Medan telah diguyur hujan selama tiga hari, kabut asap masih terlihat. Hal itu disebabkan jumlah titik api di Pulau Sumatra kini mencapai 1.404 buah. “Jumlah titik api terus bertambah. Pekan lalu jumlahnya hanya 200 titik api,“ kata Endah, staf BMKG wilayah I Medan. (BG/HK/YN/ JH/MY/N-3/ Media Indonesia, 25/02/2014 halaman 9)

This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *