Kabut Asap Ganggu Penerbangan

SEJUMLAH penerbangan pagi dari Jakarta sempat dialihkan dari Pekanbaru, Riau, menuju Batam, Kepulauan Riau, akibat gangguan kabut asap kebakaran lahan.

Kabag Keuangan dan Umum Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, menjelaskan penerbangan yang dialihkan ke Batam ialah Lion Air, Garuda Indonesia, dan Citilink dari Jakarta tujuan Pekanbaru.

“Semua penerbangan dari Jakarta dialihkan ke Batam karena adanya gangguan jarak pandang.

Pada pagi hari jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru di bawah 200 meter. Pesawat-pesawat tersebut menunggu cuaca membaik untuk bisa masuk ke Pekanbaru,” terang Suwarso, kemarin.

Namun di siang hari, dua maskapai Garuda Indonesia dan Citilink sudah bisa terbang menuju Bandara Sultan Syarif Kasim.

Udara cukup panas di Batam memicu semakin banyak peristiwa kebakaran di berbagai tempat.

Sekitar 2 hektare semak belukar di depan kawasan industri Indah Industrial Park Pelitan terbakar.

Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkan api karena api cepat berkobar berbarengan dengan angin kencang.

Kemudian di kawasan Barelang, kebakaran menghanguskan lahan seluas 5 hektare.

“Kebakaran lahan juga terjadi di Tiban,” ujar Upin, koordinator pemadam kebakaran Pemkot Batam.

Di sisi lain, kabut asap kebakaran hutan yang menyelimuti Sumatra Utara mulai berkurang.

Asap yang sempat menyelimuti Kabupaten Tapanuli Utara mulai hilang setelah wilayah itu diguyur hujan deras.

Sebelumnya dinas kesehatan setempat telah membagikan masker kepada warga. Seiring dengan hilangnya kabut asap, warga pun mulai melepaskan masker.

Kabag Informatika Kabupaten Tapanuli Utara Giotto Sormin menjelaskan berdasarkan laporan BMKG Provinsi Sumatra Utara, titik api di wilayah tersebut tinggal dua. Kedua titik api terlihat di Stabat, Kabupaten Langkat dan Mardinding, Kabupaten Tanah Karo. Adapun titik api di Kabupaten Mandailing Natal sudah padam.
(HK/JH/N-3/ Media Indonesia, 26/02/2014)

This entry was posted in News, Transportasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *