Surabaya: Masih Ditemukan Banyak Truk Yang Kelebihan Muatan

Jembatan timbang yang ada di gate-in (pintu masuk) Tanjung Perak dan gate-out Terminal Jamrud belum menjamin bahwa keamanan muatan yang diangkut truk sesuai dengan ukuran tonasenya. Masih ditemukan banyak angkutan yang ditengarai overload (melebihi muatan) di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak.

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Nyoman Gede Syaputra yang dikonfirmasi Radar Surabaya (5/11) menyatakan bahwa memang masih ditemukan banyak truk yang kelebihan muatan di Pelabuhan Tanjung Perak. “Saat ini memang tidak ada pengawasan secara khusus. Artinya, semua pihak bisa saja melakukan pengawasan dan bisa melaporkan,” terangnya.

Menurut Nyoman, Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak tidak memiliki wewenang untuk memeriksa kir tiap armada truk. Dia menuturkan pengawasan keselamatan transportasi di Pelabuhan Tanjung Perak harus dilakukan secara bersama-sama.
Nyoman menyerahkan mekanisme masalah overload tersebut kepada Dinas Perhubungan Surabaya dan Kepolisian. “Memberi tilang, terus terang, bukan wewenang kami. Masalah itu kami serahkan kepada aparat Kepolisian. Tetapi, yang bersifat keamanan akan kami koordinasikan bersama,” paparnya.

Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan bahwa masalah overload dikembalikan kepada pemilik barang. Keberadaan jembatan timbang tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengetahui tonase muatan tetapi juga untuk mengontrol muatan.
“Misalnya, jembatan timbangan menyatakan bahwa muatan 10 tn. Tetapi, saat dibongkar, ternyata muatannya susut. Itulah fungsi jembatan timbang,” tegas Nyoman.
Pihaknya setuju bila dibentuk tim pengawas muatan truk yang melebih muatan.

Mayoritas truk general cargo yang sering ditemukan memiliki muatan lebih. Berdasarkan pengamatan Radar Surabaya di Pelabuhan Tanjung Perak, belum ada kontrol muatan terhadap truk-truk yang memiliki muatan berlebih. “Sebenarnya jembatan timbangan itu adalah salah satu pengontrolnya,” kata Nyoman.

Sumber Media Cetak : Radar Surabaya, 6 November 2013, Halaman 5

This entry was posted in Transportasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *