Longsor Timbun Ruas Bengkulu – Sumatra Selatan

Bengkulu – Ruas jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dan Sumatra Selatan tertimbun oleh longsor di Desa Taba Mutung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, di Kilometer 34 dan 43. Akibarnya terjadi antrian kendaraan hingga 2 kilometer.
Enam titik ruas jalan itu sebelumnya diperlebar, tapi hingga kini belum tuntas. Untuk pelebaran itu, tebung pun dipangkas.

Akibarnya, saat hujan desar material dari tebing turun memenuhi ruas jalan dan infrastruktur menjadi licin serta sangat berbahaya bagi pengemudi kendaraan.

Medi, 34, sopir truk, mengatakan ruas jalan dari Bengkulu atau sebaliknya di jalan Gunung di Desa Taba Mutung hingga saat ini belum dapat dilewati akibat tertimbun oleh longsor sepanjang 2 meter sehingga ratusan kendaran terjebak macet.
“setiap hujan deras selalu terjadi longsor di ruas jalan nasional terutama di dua titik, yaknik kilometer 34 dan 43. Longsor terjadi akibat tebing yang berada di pinggir jalan dipangkas sehingga saat hujan deras material yang bercampur tanah dan batu menutupi ruas jalan,” katanya.

Arus lalu lintas di kawasan pegunungan yang berada di Kecamatan Taba Penanjung mengalami kemacetakn karena longsor mulai terjadi pada kemarin sore sehingga pengendara terpaksa menghentikan kendaraan.

Syaiful, 45, warga Desa Taba Mutung, mengatakan longsor sering terjadi setiap hujan desar,” Minggu (24/11) kemarin sudah longsor, sekarang longsor lagi,” katanya.

Sumber Media Cetak : Media Indonesia, 26 November 2013.

This entry was posted in Transportasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *