Gubernur se-Sumatera Desak Bangun Jalan Tol

Gubernur se-Sumatera mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Presiden diminta segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) dan penunjukan BUMN sebagai pembangun dan pengelolanya.

Desakan itu disampaikan langsung Gubernur Sumut, Utara Gatot Pujo Nugroho, selaku Ketua Forum Gubernur se-wilayah Sumatera periode 2012-2013 dalam pernyataan tertulis yang diterima, Kamis (21/11).

“Dari berbagai kesepakatan yang telah dihasilkan, ada beberapa yang menjadi tanggung jawab dan wewenang pemerintah, antara lain pembangunan JTTS harus dipercepat dan diusulkan ada penugasan kepada BUMN yang ditunjuk untuk (segera) melaksanakannya,” kata Gatot.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Kamaludin mengatakan sebelum JTTS dibangun, masyarakat Sumatera merasa dianaktirikan karena adanya disparitas pembangunan antara Pulau Jawa dan Sumatera.

“Pulau Jawa sudah jenuh dalam pembangunan dan pertambahan penduduk. Jika pembangunan masih terus diprioritaskan di Pulau Jawa, maka rakyat Indonesia dari luar Jawa akan berbondong-bondong ke Pulau Jawa sehingga permasalahan di Pulau Jawa jadi semakin meningkat,” katanya.

Sependapat dengan Kamaludin, Kepala Bappeda Sumsel Yohannes Hasiholan Toruan berpendapat, untuk menghentikan pertambahan penduduk di Pulau Jawa, maka pemerintah pusat harus sege ra merealisasikan pembangunan JTTS agar terjadi keseimbangan pembangunan secara ekonomi.

“Jika pemerintah pusat masih juga menunda-nunda, maka kami pemerintah provinsi se-Sumatera siap membangun sendiri jalan tol tersebut. Asalkan pemerintah pusat memberi izin. Karena itu sebaiknya pemerintah pusat serius. Tidak sekadar janji. Segera keluarkan Perpres dan tunjuk BUMN yang akan yang membangun dan mengelola jalan tol tersebut,” kata Yohannes seperti dikutip Antara.

Sumber:zamrudtv.com

This entry was posted in News, Transportasi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *