Fasilitas Penerbangan Apron Bandara Pekanbaru Rampung 2014

PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan proyek pembangunan apron (tempat parkir pesawat) dan perpanjangan runway di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru senilai Rp 210 Miliar rampung 2014. Stephanus Milyas Wardana, Project Implementation Unit Bandara SSK II Pekanbaru, mengatakan kedua proyek tersebut pengerjaannya sudah mulai berjalan. Menurutnya, dalam kontrak pelaksaan proyek jangka pengerjaan adalahselam 20 bulan.

“Tapi kami menargetkan tahun depan semua sudah selesai dan semua bisa beroperasi,” katanya, Senin 25/11

Namun, Miliyas mengatakan rencana pembangunan kedua proyek tersebut harus menunggu pengoperasian garbarata terlebih dahulu. Menurutnya, garbarata merupakan prioritas target operasional Angkasa Pura II di lapangan. “Dari tiga garbarata yang ada, kami akan mengoperasikan satu garbarata awal tahun depan. Setelah itu baru masuk pengerjaan apron dan perpanjangan runway,” katanya.
Miliyas merincikan luas apron Bandara SSK II Pekanbaru sekitar 70.000 meter persegi. Menurutnya, pada tahap awal pihak Kementrian Perhubungan sudah membangun apron seluas 27.000 meter persegi.

“Jadi sekarang kami mengerjakan sisanya sekitar 49.000 meter persegi dan menata kembali lampu penerangan sehingga pesawat lebih dekat ke terminal penumpang,” katanya.

Menurutnya, kondisi apron saat ini masih banyak terdapat cekungan dan belum memungkinkan pesawat untuk masuk lebih dekat lagi ke gedung terminal penumpang. Selain itu, juga masih ada lampu penerangan yang menghalangi pesawat masuk.

Sementara itu, katanya untuk proyek runway rencananya akan dilakukan penambahan panjang lintasan sekitar 360 meter, yakni dari 2.240 meter menjadi 2.600 meter.
Menurutnya, penambahan panjang runway akan menambah tingkat penerbangan maskapai.

Selain proyek apron dan perpanjangan runway, Angkasa Pura II juga sudah merencanakan proyek pelebaran areal parkir pengunjung. Namun, katanya karena masalah sengketa lahan proyek tersebut belum juga dimulai.

“Kami meminta bantuan Pemda untuk mencarikan solusinya, dan kami menunggu solusi tersebut,” katanya.

Miliyas mengatakan sejak direkonstruksinya Bandara SSK II Pekanbaru pada 2010, Angkasa Pura II sudah menggelontorkan dana Rp 708 Miliar. Dari anggaran sebanyak itu sudah banyak proyek-proyek bangunan dan infrastruktur yang selesai.

Sumber Media Cetak : Bisnis INdonesia, 26 November 2013.

This entry was posted in Transportasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *