Angkutan Umum : Penjualan Diyakini Terus Bertumbuh

Jakarta – Prospek penjualan angkutan umum di pasar domestik secara keseluruhan pada 2013 diyakini tumbuh sejalan dengan meningatknya pembangunan infrastruktur di daerah da pertumbuhan industrik karoseri.
Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementrian Perindustrian Budi Darmadi menjelaskan pertumbuhan penjualan angkutan umum seperti truk, bus dan pick up terbilang sangat besar bahkan mencatat nilai produksi dan penjualan yang lebih baik dibandungkan dengan tahun lalu.

“Apalagi masyarakat kita banyak yang membeli kendaraan ini karena memang sangat cocok dipakai untuk bisnis,” ujarnya, Senin (25/11).
Selain kebutuhan yang membesar, tuturnya, industri angkutan umum juga sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan sektor karoseri yang juga bertumbuh dengan baik. Industri karoseri adalah bahan dasar pembuatan angkutan umum

Data Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) menyebutkan jumlah industri karoseri yang tercatat secara resmi sebagai anggota yakni 50 perusahaan. Adapun, rinciannya adalah DKI dan Jawa Barat memiliki 186 anggota terdaftar, Banten anggotanya 39, Jawa Tengah dan Yogyakarta berjumlah 85 anggota, Lampung berjumlah 69 anggot terdaftar dan Sumatra Utara 18 anggota.
Dari sisi peningkatan produksi dan penjualan angkutan umum, Budi menjelaskan produksi kendaraan segmen pick up pada 2013 diperkirakan meningkat 3,52 persen menjadi 175.736 unit dibandingkan dengan produksi 2012 yakni 169.747 unit.

Penjualan pick up pada 2013 diprediksi juga meningkat 4,3 persen menjadi 175.604 unit dibandingkan dengan penjualan pada 2013 yakni 168.354 unit. Pada segmen Bus, produksinya diprediksi bisa meningkat 7,77 persen menjadi 5.711 unit dibandingkan dengan produksi pada 2012 yakni 5.299 unit. Adapaun, penjualan bus juga diprediksi meningkat 0,12 persen menjadi 5.047 nit dibandingkan dengan penjualan 2012 yakni 4.472

Pada segmen truk produksi juga diprediksi meningkat 5,8 persen menjadi 155.590 unit pada tahun ini dibandingkan dengan produksi pada 2012 yakni 147.000 unit. Untuk penjualan truk juga diperkirakan meningkat 5,83 persen menjadi 151.608 unit dibandingkan dengan penjualan pada 2012 yakni 143.255 unit.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiharto menyakini pertumbuhan angkutan umum pada 2013 masih sangat berprospek dan memiliki tren yang positif.
“Kita bisa lihat dari segi pemesanannya. Apalagi menjelang 2014 atau pada saat Pemilu, mobil seperti ini pasti sangat dibutuhkan untuk memobilisasi massa pada saat kampanye,” tuturnya.

Sumber Media Cetak : Bisnis Indonesia, 26 November 2013.

This entry was posted in Otomotif and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *